Usai Demo, Pemuda Pancasila Minta PT TIMAH “Comeback” dan Rangkul Masyarakat Beltim

waktu baca 2 menit
Kamis, 20 Agu 2026 10:38 16

BELITUNG TIMUR, OKEYBOZ.COM – Pascademonstrasi di wilayah operasional PT TIMAH di Kabupaten Belitung Timur, Ketua MPC Pemuda Pancasila Belitung Timur, Irwansyah, mendorong perusahaan membuka kembali ruang komunikasi dengan masyarakat, pemerintah daerah, aparat penegak hukum, serta organisasi masyarakat.

Irwansyah menilai keresahan masyarakat telah berlangsung cukup lama, salah satunya berkaitan dengan harga dan mekanisme pembelian bijih timah. Ia berharap PT TIMAH kembali memperkuat kehadirannya di Belitung Timur dan merangkul masyarakat yang masih menggantungkan kehidupan dari sektor pertambangan.

“Kami berharap PT TIMAH comeback again ke wilayah karena masyarakat rata-rata hidup dari tambang. Kami tetap berprasangka baik dan berharap PT TIMAH kembali hadir bersama masyarakat,” katanya.

Menurutnya, komunikasi dan keterbukaan perlu diperkuat agar tidak terjadi kesalahpahaman. PT TIMAH juga diharapkan rutin memberikan informasi mengenai regulasi, kebijakan pembelian, serta aktivitas pertambangan kepada masyarakat.

Irwansyah turut menyoroti keterbatasan akses pembelian bijih timah yang berpotensi menimbulkan antrean dan ketidakpastian pembayaran. Ia mendorong optimalisasi kapasitas titik pembelian sesuai aturan untuk membantu mengurai persoalan tersebut.

“Kalau memang memungkinkan dan sesuai aturan, kapasitas pembelian perlu dioptimalkan agar antrean dapat terurai dan masyarakat mendapat kepastian pembayaran,” ujarnya.

Ia menegaskan penyelesaian persoalan membutuhkan koordinasi antara PT TIMAH, pemerintah daerah, aparat penegak hukum dan masyarakat. Selain memastikan aktivitas pertambangan berjalan sesuai aturan, pengawasan juga perlu diperkuat untuk mencegah munculnya jalur pembelian ilegal dan penyelundupan.

Irwansyah berharap momentum pascademonstrasi menjadi awal bagi terbangunnya komunikasi yang lebih terbuka dan konstruktif.

“Yang paling penting sekarang menjaga kondusivitas. Jangan sampai bara di masyarakat terus membesar. Mari membuka diri, bersinergi dengan semua pihak dan mengikuti aturan yang berlaku,” katanya. (*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA
    error: Content is protected !!