
BANGKA TENGAH, OKEYBOZ.COM — Pemerintah Kecamatan Lubuk Besar, Kabupaten Bangka Tengah, menggelar pawai dan karnaval dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan tersebut melibatkan pelajar, sekolah, organisasi masyarakat, serta kelompok umum dari berbagai wilayah di Kecamatan Lubuk Besar. Senin (31/8/2026).
Berdasarkan data pendaftaran panitia, tercatat sebanyak 83 peserta mengikuti rangkaian kegiatan yang terdiri atas baris-berbaris tingkat SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA/OPD/umum, karnaval tingkat PAUD/TK, SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA/OPD/umum, serta sepeda hias.
Rangkaian pawai dan karnaval dimulai dari Kantor Kecamatan Lubuk Besar dengan melibatkan mobil patwal, Paskibraka, drumband, unsur Forkopimcam, hingga peserta karnaval dari berbagai jenjang pendidikan.
Peserta kemudian bergerak mengikuti rute yang telah ditetapkan panitia dan berakhir di Lapangan Sepak Bola Desa Lubuk Besar. Panggung kehormatan ditempatkan di depan rumah Pak Kumis, sementara pelaksanaan kegiatan dijadwalkan mulai pukul 07.00–07.30 WIB.
Yang menarik, semangat perayaan kemerdekaan di Kecamatan Lubuk Besar tidak berhenti pada kegiatan pawai dan karnaval. Setelah rangkaian tersebut, Pemerintah Kecamatan Lubuk Besar melanjutkannya dengan gerakan bersih sampah dan kegiatan olah lingkungan.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendorong masyarakat agar momentum perayaan kemerdekaan tidak hanya dimaknai melalui kemeriahan dan kreativitas, tetapi juga diwujudkan dalam kepedulian terhadap kebersihan serta kelestarian lingkungan.
Sementara, Camat Lubuk Besar Armansyah, S.AP, didampingi Sekretaris Kecamatan Azizan, turut serta terlibat dalam rangkaian kegiatan tersebut.
Disela-sela kegiatan, Armansyah mengatakan bahwa pawai dan karnaval merupakan ruang bagi masyarakat Kecamatan Lubuk Besar untuk memperlihatkan kreativitas sekaligus memperkuat kebersamaan. Namun, menurutnya, kemeriahan tersebut perlu diikuti dengan tanggung jawab menjaga lingkungan.
“Kita ingin perayaan kemerdekaan ini tidak berhenti pada kemeriahan pawai dan karnaval. Ada esensi yang jauh lebih penting, yakni bagaimana kebersamaan yang sudah terbangun dapat kita lanjutkan melalui kepedulian terhadap lingkungan. Karena itu, setelah kegiatan pawai dan karnaval, kita mengajak masyarakat bersama-sama melakukan gerakan bersih sampah dan mengolah lingkungan,” ujarnya.
Armansyah menyampaikan bahwa sejumlah tema yang dibawa peserta karnaval menunjukkan adanya pesan sosial dan lingkungan. Salah satunya peserta dari SD Negeri 1 Lubuk Besar yang mengangkat kampanye hemat air, sementara kelompok lain membawa isu ketahanan pangan, pertanian, nelayan, hingga kelestarian ekosistem laut.
Menurut Armansyah, pesan-pesan tersebut penting untuk diterjemahkan ke dalam tindakan nyata di lingkungan masyarakat.
“Anak-anak dan masyarakat sudah menyampaikan banyak pesan melalui kreativitas mereka dalam karnaval. Sekarang bagaimana pesan itu kita wujudkan dalam tindakan. Kebersihan, pengelolaan sampah, pemanfaatan lingkungan dan kepedulian terhadap alam harus menjadi kebiasaan bersama,” jelasnya.
Camat Lubuk Besar itu, berharap gerakan bersih dan olah lingkungan dapat menjadi bagian dari budaya masyarakat Kecamatan Lubuk Besar, bukan sekadar kegiatan seremonial setelah perayaan tertentu.
“Lingkungan yang bersih merupakan tanggung jawab bersama. Pemerintah Kecamatan Lubuk Besar tidak bisa bekerja sendiri. Untuk itu sinergitas berbagai stakeholder sangat diperlukan seperti sekolah, masyarakat, pemuda, perangkat desa dan seluruh unsur yang ada di Kecamatan Lubuk Besar,” pungkasnya.
Tidak ada komentar