
BANGKA TENGAH, OKEYBOZ.COM — Sebanyak 15 peserta dinyatakan lolos seleksi administrasi calon pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bangka Tengah periode 2026–2031. Mereka telah mengikuti tes Computer Assisted Test (CAT) dan penulisan makalah sebelum memasuki tahap wawancara.
Koordinator Kesekretariatan Seleksi, Abdullah Adari, mengatakan dari 16 peserta yang mendaftar, satu orang dinyatakan tidak lolos karena belum memenuhi batas usia minimal 40 tahun.
“Dari 16 peserta yang mendaftar, yang lulus seleksi administrasi ada 15 orang. Satu orang tidak lulus karena belum memenuhi ketentuan usia minimal 40 tahun,” kata Abdullah, Rabu (9/9/2026) di Koba.
Menurutnya, proses seleksi dilaksanakan sesuai petunjuk teknis BAZNAS dengan mengedepankan keterbukaan, termasuk penyampaian informasi seleksi melalui media sosial.
Setelah tes CAT dan penulisan makalah, tahapan berikutnya adalah wawancara yang dijadwalkan pada 14 September 2026. Wawancara akan dilakukan oleh tim seleksi yang terdiri dari unsur Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, Kementerian Agama dan akademisi.
Materi seleksi meliputi kompetensi pengelolaan zakat, fikih zakat, kebijakan dan tata kelola kelembagaan, hubungan BAZNAS dengan pemerintah daerah, moderasi beragama serta pengetahuan umum.
Abdullah menjelaskan, setelah seluruh tahapan selesai, Tim Seleksi akan merekomendasikan 10 nama kepada BAZNAS Pusat. Selanjutnya, lima orang akan ditetapkan sebagai pimpinan BAZNAS Bangka Tengah periode 2026–2031.
Penetapan administratif nantinya dilakukan melalui Surat Keputusan Bupati Bangka Tengah setelah proses di tingkat BAZNAS Pusat selesai.
Abdullah berharap pimpinan terpilih mampu memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah serta menerjemahkan pengelolaan zakat sesuai kebutuhan masyarakat, khususnya dalam membantu persoalan sosial seperti pendidikan dan kesehatan.
“Sinergitas antara Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah bersama BAZNAS sangat dibutuhkan untuk dapat melengkapi dan memberikan layanan terbaik kepada masyarakat, terutama dalam bidang kesehatan dan pendidikan,” ujarnya.
Tidak ada komentar