Karhutla Ancam Satwa Liar, PT TIMAH dan Alobi Perkuat Penyelamatan di Bangka Belitung

waktu baca 2 menit
Jumat, 18 Sep 2026 20:29 7

BANGKA, OKEYBOZ.COM — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Bangka Belitung turut mengancam habitat dan keselamatan satwa liar. PT TIMAH Tbk bersama Pusat Penyelamatan Satwa (PPS) Alobi Air Jangkang memperkuat upaya penyelamatan dan rehabilitasi satwa terdampak.

Ketua Alobi Foundation, Langka Sani, mengatakan lebih dari 20 laporan satwa terdampak karhutla diterima ALOBI dalam beberapa bulan terakhir. Satwa yang diselamatkan antara lain trenggiling, elang, kukang, tarsius dan berbagai jenis burung.

Menurut Langka, kukang dan tarsius menjadi satwa yang cukup rentan karena karakteristik pergerakannya. Kebakaran membuat satwa kehilangan habitat dan terpaksa keluar menuju kawasan yang lebih aman, namun pergerakannya dapat terhambat jalan maupun permukiman.

Salah satu kasus yang ditangani ALOBI adalah kukang Bangka yang mengalami luka serius setelah diduga tersetrum tiang listrik saat mencari tempat aman. Satwa tersebut harus menjalani amputasi dan tidak memungkinkan untuk dikembalikan ke alam.

Satwa yang masih sehat akan dievakuasi dan, jika memungkinkan, segera dilepasliarkan ke habitat yang aman. Sementara satwa yang membutuhkan perawatan akan menjalani rehabilitasi di PPS Alobi Air Jangkang, Kawasan Kampoeng Reklamasi Air Jangkang PT TIMAH.

Langka menyebut kolaborasi PT TIMAH dan Alobi telah berlangsung lebih dari tujuh tahun dan mendukung pengembalian lebih dari 8.000 satwa ke habitatnya.

Di tengah kondisi karhutla, ALOBI bersama PT TIMAH, BKSDA Sumatera Selatan dan pemangku kepentingan lainnya terus melakukan pemantauan serta merespons laporan masyarakat untuk menyelamatkan satwa yang terdampak.

Langka berharap kolaborasi tersebut terus berlanjut guna menjaga kelestarian biodiversitas, khususnya satwa endemik Bangka Belitung.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA
    error: Content is protected !!