
BANGKA TENGAH, OKEYBOZ.COM — Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bangka Tengah bersama Polres Bangka Tengah menggelar kegiatan donor darah dalam rangka memperingati Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 tahun 2026.
Kegiatan bakti kesehatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT Lalu Lintas Bhayangkara sekaligus sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan ketersediaan darah bagi masyarakat.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan donor darah ini juga bekerja sama dengan RSUD Abu Hanifah Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, sebagai bagian dari sinergi dalam mendukung pelayanan dan ketersediaan darah bagi masyarakat.
Ketua PMI Kabupaten Bangka Tengah, Maya Dwie Kusumah, mengatakan kegiatan donor darah yang dilaksanakan bersama Polres Bangka Tengah tersebut berhasil mengumpulkan sebanyak 25 kantong darah.
“Alhamdulillah, dari kegiatan donor darah yang kita laksanakan bersama Polres Bangka Tengah ini, terkumpul sebanyak 25 kantong darah. Tentunya ini merupakan bentuk kepedulian dan kontribusi nyata dalam membantu memenuhi kebutuhan darah bagi masyarakat,” ujar Maya, Jumat (18/9/2026) di Koba.
Maya menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan bentuk kolaborasi PMI Kabupaten Bangka Tengah bersama jajaran Polres Bangka Tengah dan RSUD Abu Hanifah Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah dalam rangka memperingati HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-71.
Menurutnya, momentum peringatan hari ulang tahun satuan lalu lintas tidak hanya menjadi ajang seremonial, tetapi juga dapat diisi dengan kegiatan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
“Kami dari PMI Kabupaten Bangka Tengah sangat mengapresiasi kerja sama dan kepedulian Polres Bangka Tengah serta RSUD Abu Hanifah. Kegiatan seperti ini sangat berarti karena setiap kantong darah yang berhasil dikumpulkan memiliki nilai kemanusiaan dan dapat membantu masyarakat yang membutuhkan,” katanya.
Ia berharap kegiatan donor darah serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan lebih banyak unsur masyarakat, instansi pemerintah, organisasi maupun komunitas.
Maya menilai, kebutuhan darah merupakan persoalan kemanusiaan yang membutuhkan kepedulian dan partisipasi bersama. Karena itu, kegiatan donor darah tidak semestinya hanya dilakukan pada momentum tertentu, melainkan dapat menjadi gerakan sosial yang dilakukan secara rutin.
“Harapan kami, semangat donor darah ini tidak berhenti pada momentum HUT Lalu Lintas Bhayangkara saja. Mudah-mudahan ke depan semakin banyak masyarakat yang tergerak untuk menjadi pendonor sukarela, karena setetes darah yang kita berikan bisa sangat berarti bagi kehidupan orang lain,” tutur Maya.
Kegiatan donor darah tersebut sekaligus memperlihatkan pentingnya sinergi antara kepolisian, organisasi kemanusiaan dan fasilitas pelayanan kesehatan pemerintah dalam membangun kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, peringatan HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 tidak hanya dimaknai sebagai momentum institusional, tetapi juga diwujudkan melalui aksi kemanusiaan yang memberikan manfaat bagi masyarakat di Kabupaten Bangka Tengah.
Tidak ada komentar