PANGKALPINANG, OKEYBOZ.COM — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Pangkalpinang menyiapkan sejumlah langkah strategis ke depan, mulai dari pembangunan Taman Keanekaragaman Hayati (Taman Kehati) seluas minimal tiga hektare, pemasangan lampu penerangan di ruang publik, hingga kolaborasi dengan dunia usaha melalui program CSR. Rencana ini berjalan beriringan dengan konsistensi kegiatan gotong royong rutin yang terus digalakkan di seluruh kawasan kota.
Kepala DLH Kota Pangkalpinang, Fahrizal, menjelaskan bahwa Taman Kehati dirancang tidak sekadar sebagai ruang terbuka hijau, tetapi juga menjadi pusat konservasi yang menampilkan beragam tanaman buah dan flora endemik khas Bangka Belitung.
“Taman Kehati nantinya akan menjadi miniatur keanekaragaman hayati daerah. Ini juga merupakan bagian dari upaya memenuhi arahan pemerintah pusat agar setiap daerah memiliki kawasan Kehati dengan luas minimal tiga hektare,” ungkap Fahrizal.
Selain taman baru, DLH juga memprioritaskan pembenahan taman-taman yang sudah ada, khususnya dari sisi pencahayaan. Pemasangan lampu penerangan di titik-titik yang masih gelap menjadi langkah awal untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan warga, yang kemudian akan dilengkapi lampu dekoratif agar ruang publik semakin indah. Untuk mewujudkan rencana ini, DLH membuka peluang kerja sama dengan perusahaan melalui program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR).
Langkah besar ini didukung konsistensi kegiatan gotong royong yang telah berjalan sekitar tujuh bulan. Terbagi dalam dua skema, pembersihan lingkungan kantor masing-masing OPD setiap Selasa, dan kerja bakti bersama di titik prioritas setiap Jumat, program ini telah menyasar sedikitnya 28 titik di berbagai kawasan, seperti Menara Air, Pasar Pagi, Tampui, Inang Pubok, dan Alang-alang Anggun Pura.
“Untuk hari Selasa, masing-masing OPD membersihkan area kantornya. Sementara pada hari Jumat kita turun bersama ke titik yang sudah ditentukan. Pekan ini kegiatannya dipusatkan di kawasan Pasar Pagi,” kata Fahrizal, Rabu (20/9/2026).
Kegiatan ini tidak terbatas pada pengangkutan sampah, tetapi juga mencakup pemangkasan rumput, perapian taman, hingga perawatan pepohonan. Penyulaman tanaman yang belum tumbuh optimal juga direncanakan akan dilakukan saat musim penghujan tiba, agar penghijauan kota dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.
Dengan kombinasi konsistensi gotong royong hari ini dan rencana pembangunan hijau ke depan, Pemerintah Kota Pangkalpinang menargetkan terwujudnya kota yang tidak hanya bersih, tetapi juga asri, tertata, dan nyaman bagi seluruh warga.(OB/W*)
Tidak ada komentar