Saparudin Akan Tegakkan Perda, CCTV Bakal Dipasang di Titik Rawan Sampah Pangkalpinang

waktu baca 2 menit
Jumat, 9 Okt 2026 11:15 8 wiwik okeyboz

PANGKALPINANG, OKEYBOZ.COM — Pemerintah Kota Pangkalpinang akan memasang kamera pengawas (CCTV) dan spanduk imbauan di titik-titik rawan pembuangan sampah liar. Jika upaya ini belum diindahkan, penegakan Peraturan Daerah termasuk sanksi denda akan segera diberlakukan. Langkah ini diambil karena tumpukan sampah terus muncul kembali meski lokasi berulang kali dibersihkan.

Wali Kota Pangkalpinang, Saparudin menyampaikan hal itu saat memimpin kegiatan gotong royong Jumat Asri di Jalan Baru Kampak, Jumat (9/10/2026), yang diikuti jajaran asisten, staf ahli, pimpinan perangkat daerah, serta staf Pemkot Pangkalpinang.

“Harapan kita mereka tumbuh kesadaran bahwa jangan membuang sampah di area ini. Ini kan bukan tempat sampah,” ujar Saparudin.

“Kalau masih belum, nanti kita tegaskan dengan aturan Perda-nya, kan ada denda,” tegasnya.

Titik Rawan Teridentifikasi

Pemerintah telah memetakan sejumlah lokasi yang kerap dijadikan tempat pembuangan sampah liar:

– Kecamatan Gerunggang: kawasan Jalan Dua dan jalur Jalan Baru Kampak hingga Jeramba Gantung

– Kawasan Pangkal Balam: area sebelum Tempat Pelelangan Ikan (TPI)

– Kawasan Bukit Intan: jalur menuju Tempat Pemrosesan Akhir (TPA)

Jalan Baru Kampak menjadi salah satu lokasi pertama yang akan dipasangi CCTV dan spanduk peringatan.

Tidak Cukup Kesadaran Saja

Saparudin menegaskan persoalan sampah tidak bisa diselesaikan hanya dengan mengandalkan kesadaran masyarakat. Pembenahan sistem pengelolaan dan pengangkutan sampah juga harus berjalan beriringan. Beberapa model penampungan sementara yang telah diujicobakan ternyata belum berjalan efektif.

“Yang penting masyarakat semakin sadar. Kadang-kadang juga tidak bisa serta-merta masyarakat ini. Pemerintah daerah akan membenahi sistem pengolahan sampah. Saling terkait semua itu,” jelasnya.

Warga juga menyampaikan kekhawatiran bahwa keberadaan kamera belum tentu membuat semua orang jera.

Menanggapi hal itu, Saparudin menegaskan upaya ini akan dijalankan secara konsisten, kombinasi sosialisasi, pengawasan, penegakan aturan, dan perbaikan layanan pengangkutan sampah.

“Kita tidak akan surut terhadap bagaimana kota kita ini semakin bersih,” ucapnya.

Tantangan terbesarnya adalah memastikan langkah-langkah ini benar-benar menghentikan kebiasaan membuang sampah sembarangan, bukan sekadar memindahkan persoalan dari satu titik ke titik lainnya.(OB/W*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA
    error: Content is protected !!