HNSI Babel Dorong Program Nelayan Berhaji, Kolaborasi dan Transparansi Jadi Kunci

waktu baca 3 menit
Selasa, 27 Okt 2026 15:37 8 dika okeyboz

BANGKA, OKEYBOZ.COM – Mewujudkan impian menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci bukan perkara mudah bagi sebagian nelayan.

Di tengah ketidakpastian penghasilan dan tuntutan memenuhi kebutuhan keluarga, perjalanan menuju Baitullah membutuhkan perjuangan panjang.

Berangkat dari kepedulian tersebut, Dewan Pimpinan Daerah Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (DPD HNSI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggagas program “Nelayan Berhaji” yang akan diperkenalkan dalam rangkaian kegiatan Doa Bersama dan Tabligh Akbar di Nelayan 2, Sungailiat, pada 5 Desember 2026.

Kegiatan ini tidak sekadar menjadi agenda keagamaan, tetapi juga diharapkan menjadi momentum memperkuat solidaritas, kepedulian sosial, dan kolaborasi berbagai pihak untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan di Bangka Belitung.

Ketua DPD HNSI Babel, Ridwan, S.PKP, mengatakan kegiatan tersebut dirancang untuk mempererat silaturahmi sekaligus membangun kesadaran bersama bahwa perhatian terhadap kehidupan nelayan tidak hanya berkaitan dengan persoalan ekonomi, tetapi juga mencakup aspek sosial dan spiritual.

Menurutnya, nelayan merupakan salah satu kelompok masyarakat yang memiliki peran penting dalam menopang kehidupan ekonomi daerah. Karena itu, dukungan terhadap mereka perlu diwujudkan melalui berbagai bentuk kepedulian yang memberikan manfaat nyata bagi nelayan dan keluarganya.

Undang Ustaz dari Sulawesi Selatan

Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, DPD HNSI Babel berencana menghadirkan ustaz dari Sulawesi Selatan untuk memberikan tausiah kepada nelayan dan masyarakat yang hadir.

Kehadiran penceramah tersebut diharapkan dapat memberikan pencerahan spiritual, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta menumbuhkan semangat kebersamaan di tengah masyarakat pesisir.

Ridwan menegaskan, keberhasilan kegiatan ini membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Karena itu, DPD HNSI Babel membuka ruang kolaborasi dengan pemerintah daerah, dunia usaha, BUMN, BUMD, organisasi kemasyarakatan, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para dermawan.

“Kami berharap seluruh elemen dapat berkolaborasi dan saling membantu untuk menyukseskan kegiatan ini. Semangat kebersamaan menjadi kunci agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas, bukan hanya oleh keluarga besar HNSI, tetapi juga masyarakat nelayan secara keseluruhan,” demikian pesan DPD HNSI Babel dalam rencana pelaksanaan kegiatan tersebut.

Nelayan Berhaji, Bukan Sekadar Harapan

Program “Nelayan Berhaji” menjadi salah satu gagasan yang ingin dikembangkan DPD HNSI Babel sebagai bentuk kepedulian terhadap impian nelayan untuk menunaikan rukun Islam kelima.

Bagi sebagian nelayan, biaya perjalanan ibadah haji menjadi tantangan tersendiri. Penghasilan yang bergantung pada hasil tangkapan dan kondisi cuaca membuat persiapan finansial membutuhkan waktu serta perencanaan yang matang.

Melalui gagasan ini, HNSI Babel berharap terbangun gerakan kepedulian yang melibatkan organisasi nelayan, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat luas untuk membuka kesempatan bagi nelayan mewujudkan impian mereka ke Tanah Suci.

Namun, agar program tersebut dapat berjalan secara berkelanjutan, diperlukan perencanaan yang terukur, mulai dari penetapan kriteria penerima manfaat, kepastian sumber pendanaan, hingga mekanisme pengelolaan yang transparan dan akuntabel sesuai ketentuan yang berlaku.

Dengan tata kelola yang baik, program ini diharapkan tidak berhenti sebagai gagasan seremonial, tetapi dapat berkembang menjadi bentuk kepedulian nyata terhadap kehidupan spiritual masyarakat nelayan.

Perkuat Gotong Royong Masyarakat Pesisir

Selain mendorong program “Nelayan Berhaji”, kegiatan Doa Bersama dan Tabligh Akbar juga diharapkan menjadi ruang pertemuan bagi nelayan, pemerintah, pelaku usaha, tokoh agama, dan organisasi kemasyarakatan.

Melalui pertemuan tersebut, komunikasi dan kerja sama lintas sektor diharapkan semakin kuat sehingga berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat pesisir dapat memperoleh perhatian bersama.

DPD HNSI Babel mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan kegiatan ini sebagai momentum memperkuat gotong royong sekaligus membangun kepedulian yang berkelanjutan terhadap nelayan dan keluarganya.

Dengan rencana pelaksanaan pada 5 Desember 2026, HNSI Babel berharap kegiatan ini menjadi langkah awal untuk memperluas kolaborasi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Harapannya, nelayan Bangka Belitung tidak hanya memperoleh dukungan untuk memperkuat kehidupan ekonomi, tetapi juga memiliki kesempatan lebih besar untuk meningkatkan kualitas kehidupan spiritual dan mewujudkan impian menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci. (Radak)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA
    error: Content is protected !!