Okeyboz.com , Pangkalpinang ||Perguruan pencak silat pulau kelapa yang bersanggar di Gang Bubu Nelayan I Sungailiat berhasil memukau penonton dalam mengisi acara Houl dan Doa bersama puncak kegiatan peresmian monument pertama pahlawan nasional depati amir yang acaranya di laksanakan di kampong rasau pangkalpinang, Sabtu (9/11/2019)
Setelah Satu tahun yang lalu tepatnya tanggal 06 november 2018 sudah di tetepkan Depati Amir sebagai pahlawan Nasional oleh Presiden Joko Widodo.
Dari pantauan media okeyboz.com hampir semua yang menikmati persembahan di tampilkan anak anak persilatan pulau kelapa sangat memukau penonton dan tidak sedikit yang sampai meneteskan air mata
Terpantau juga beberapa keturunan pahlawan Depati Amir yang datang langsung berbagai daerah dari bali, kupang, Surabaya, dan dari Bangka sendiri yang menyaksikan persembahan tersebut tak luput ikut menangis haru.
Salah satunya dari generasi ke -5 Pahlawan Depati Bahrin, Muchtar Bahrin ,
Anak didik dari pelatih sekaligus sutradara persembahan budi firmansyah ketika di wawancara Mengungkapkan rasa sukur atas persembahan anak didiknya
“Alhamdulillah persembahan dari anak anak didik kami sukses menampilkan yang terbaik untuk acara ini, padahal sesungguhnya bukan basic kita dalam hal menapilkan drama seperti ini ,”Kata Budi
Tujuan kita sebenarnya mencoba mengali potensi potensi dari bakat anak anak kita yang selama ini ada yang tidak tersalurkan dan ternyata memang ada bakat bakat itu ketika kita gali dan fasilitasi ,” pujinya .
Di sisi lain Selama ini silat yang dianggap hanya sebatas bela diri saja Berikut kita ingin merobah pola pikir yang dulu mengenai silat itu identik dengan kekeresan dan mistik yang sesungguhnya silat itu adalah seni beladiri prestasi” ungkap budi.
“sudah banyak prestasi yang di capai oleh anak anak didik kita yang membanggakan daerah di cabang pencak silat,baik di ajang lokal maupun nasional ,” terangnya .
Sekarang ada satu murid kita Atika Putriyani yang sedang berjuang ikut pra pon di Jakarta mudah mudahan beliau dapat lolos dan membanggakan daerah kita ,” harap Budi
” ketika melihat ini sekirannya ada perhatian pemerintah. Saya berharap pemerintah berlaku care lah. Silat ini budaya lokal ini budaya asli kita. Jangan sampai ketika tidak adanya support dan perhatian budaya asli kita ini hilang dan terkikis oleh budaya luar ,” ungkap budi di akhir pembicaraannya. (Ari)
Tidak ada komentar