Panen Padi Bersama Warga Desa Bukit Terak, Bupati H.Sukirman Berpesan Tetap Kompak, Konsisten dalam Membantu Pemerintah Daerah dalam Mewujudkan Ketahanan Pangan

waktu baca 4 menit
Selasa, 6 Feb 2024 06:52 25 Admin

Caption : Bupati Bangka Barat panen padi bersama petani Bukit Terak, Senin (5/2/2024)

 

Editor: Wana

Penulis : Fatimah

 

OKEYBOZ.COM, BANGKA BARAT – Desa Bukit Terak yang terletak di kecamatan Simpang Teritip Bangka Barat pada Senin (5/2/2024) melakukan panen padi untuk kesekian kalinya.

 

Acara panen padi ini dilakukan Bersama Bupati Bangka Barat, H. Sukirman, SH didampingi kades Bukit Terak Romlan, para petani yang terhimpun dalam GAPOKTAN (Gabunga Kelompok Tani) Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Camat Simpang Teritip Samsuri, Koramil serta warga dan tamu undangan.

 

Sejauh mata memandang hamparan padi yang menguning siap dipanen di Kawasan seluas ± 63 hektar, namun yang bisa dipanen pada hari ini h

seluas ± 54 hektar.

 

“Faktor alam adalah penyebabnya kenapa luas sawah ini tidak mencapai 63 hektar luasnya, salah satunya adalah karena hama. 1 hektar sawah tahun ini hanya menghasilkan 1 ton, jauh dari biasanya bahkan bisa mencapai 4-5 ton setiap 1 hektarnya.” Ujar Romlan.

 

Menurut Romlan, Kelompok Gapoktan yang mengelola sawah ini pada tahun 2024 akan membuat Gudang padi di area persawahan.

 

“Jadi disinilah nanti para petani langsung menjual ke kelompok tani, dikelola dan digiling disini juga dan rencananya akan dijual ke pemda Bangka Barat. Namun untuk saat ini, semetara masih untuk konsumsi warga Bukit Terak dulu,” Ujarnya.

 

Romlan mengungkapkan mengapa dirinya sangat bersemangat mengembangkan dan mengelola sawah di Bukit Terak ini, berawal dari mimpinya ketika menjadi kepala desa, setelah melihat area persawahan ini terbengkalai selama sepuluh tahun. Pada masa kepemimpinan ustad Zuhri sebagai Bupati Bangka Barat, menanam padi di desa Bukit Terak ini sudah dilakukan. Namun kemudian terbengkalai begitu saja.

 

“Setelah sekian lama terbengkalai, di tahun pertama 2012 saya coba kejar target dengan mengajak kawan-kawan kelompok tani untuk memanfaatkan lahan yang ada. Insya Allah tahun ini lahan ini tetap dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin,’ Ujar Romlan.

 

 

Untuk kualitas beras, menurut Romlan lagi kualitasnya standar sesuai yang ada di Bangka Barat, sedangkan untuk bibit padi berasal dari desa Bukit Beruas dan desa Tuik.

 

“Alhamdulillah, walaupun belum maksimal, pada hari ini saya memberanikan diri mengajak bupati Bangka Barat dan Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan untuk melakukan panen padi. Sebelumnya wakil bupati telah melakukan nugal bersaman dan hari ini bupati melakukan panen padi bersama. Inilah bukti komitmen kepala desa Bukit Terak dalam hal pengelolaan sawah yang telah terbengkalai sekian lama.

 

“Insya Allah dengan hadirnya orang nomor 1 di Bangka Barat dan orang nomor 1 di Dinas Pertanian dan Ketahananan Pangan ini, menjadi harapan segar bagi para kelompok tani yang ada di Bangka Barat. Ibu-ibu tadi juga telah berdiskusi dengan bupati langsung berkaitan dengan kendala yang ada di lapangan. Harapan besar kami selaku kepala desa, karena saya dengan para petani bahwa kami akan mengerjakan lahan ini semaksimal mungkin,” Ujar Romlan.

 

 

kepala dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Azmal Az mengungkapkan Bupati Bangka Barat sangat konsen dalam hal pertanian untuk itu bupati menginstruksikan hal ini diurus dan dipercepat pencairannya.

 

 

“Tadi sudah Panjang lebar disampaikan pak kades, kronologis dan hadirnya area persawahan ini. Saya diberi amanah dalam jabatan ini dan bupati sangat concen sekali untuk pembangunan pertanian ini. Kendalanya kenapa kabupaten Bangka Barat ini belum mendapat dana DAK, karena kabupaten Bangka Barat baru memiliki perbup Lahan Pertanian berkelanjutan. Perdanya belum ada, jadi bupati menginstruksikan hal ini diurus dan dipercepat supaya dana DAK cair untuk Bangka Barat,” Ujar Azmal Az

 

Dikesempatan itu Bupati Bangka Barat H. Sukirman mengatakan bahwa membangun dan mengelola keuangan di setiap OPD harus secara tematik berbasis tujuannya masing-masing.

 

 

“Bapak ibu semuanya, cara membangun dan mengelola keuangan di setiap OPD hari ini, secara tematik berbasis tujuannya masing-masing. Seperti bantuan dana dari pusat pada hari ini. Untuk 51 hektar itu sebesar Rp 5.500.000,- diperuntukkan bagi irigasi ± Rp 4.000.000.- sisanya 1 juta rupiah diberikan untuk ibu-ibu. Tadi saya usulkan juga ke pak kades agar diupayakan ada asuransi. Jadi ketika gagal panen, petani mendapat penggantian. Ayo kita bantu wujudkan mimpi pak kades kita Romlan ini, “ Ujar Sukirman.

 

Sukirman menghimbau agar para petani di Bukit Terak tetap kompak, tetap konsisten dalam membantu pemerintah daerah dalam mewujudkan ketahanan pangan ke depannya. (OB)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA
    error: Content is protected !!