
Caption : Pemangkasan pohon di jalan Bukit Manggis kelurahan Bukit Merapin (perumnas) kecamatan Gerunggang yang dikeluhkan warga sekitar, Kamis (14/3/2024)
Editor : Tri
Penulis : Bintang.
OKEYBOZ.COM, PANGKALPINANG – Seharian menunggu, mobil Crane pemangkas pohon untuk lokasi dibelakang Masjid Baitul Rohim Bukit Merapin Pangkalpinang tak kunjung datang.
” Ada alasan apa lagi, sampai sekarang mobil Crane pemangkas pohon belum juga datang, sedangkan saat ini sudah jam 1 siang,” keluh Wan, salah warga sekitar yang menagih janji dinas lingkungan hidup (DLH) pemkot Pangkalpinang, untuk segera mengeksekusi dahan pohon yang dikhawatirkan mengancam keselamatan warga tersebut.
Saat dikonfirmasi media okeyboz.com, Kamis (14/3/2024) siang pada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) kota Pangkalpinang melalui bidang Pengawas Penebangan Kiky mengatakan bahwa sebelumnya tim mereka (pemangkasan-red) sudah melakukan eksekusi pohon – pohon yang tidak jauh dari lokasi yang dijanjikan.
Hanya saja pada saat melakukan eksekusi ada kendala pada mobil Crane, sehingga tim pemangkasan balik dulu, untuk memperbaikinya.
” Izin tim puter balik karena mobil mau masuk bengkel, Ada kendala di lapangan,” ujar Kiky kepada okeyboz.com, Kamis (14/3).
Lebih lanjut Kiky menjelaskan bahwa kondisi mobil Crane itu mobil bekas dinas lain.
” Iya pak tadi pas proses eksekusi, ada kendala, maklum pak mobil dari jaman tata kota,” beber Kiky.
Ia juga menjelaskan kendala mobil Crane gagal melakukan eksekusi karena ada Las (sambungan-red) yang lepas.
” Las Crane nya lepas, Kemungkinan lusa pak, tergantung pengerjaan di bengkel nya gimana,” ujar Kiky.
# Sebelumnya diberitakan #
Warga Bukit Manggis Kelurahan Bukit Merapin, Keluhkan Lambannya Pemangkasan Pohon yang Mengancam Keselamatan.
– Lambannya pemangkasan pohon yang mengganggu jaringan listrik di jalan Bukit Manggis kelurahan Bukit Merapin (perumnas) kecamatan Gerunggang dikeluhkan warga sekitar.
Pasalnya, kondisi pohon tersebut sudah sangat mengganggu pengguna jalan dan mengancam keselamatan warga yang terdampak langsung.
Kondisi itu diperparah, cabang-cabang pohon yang menjulur ke jalan mengganggu pejalan atau kendaraan serta cabang pohon yang bersentuhan dengan jaringan listrik di sekitar area jalan yang mengancam keselamatan.
Selain itu dahan – dahan pohon yang seharusnya rutin dilakukan pemangkasan, menghalangi para pengguna jalan, yang dikhawatirkan menimbulkan kecelakaan.
Salah satu warga, Maya (42) yang tinggal dilokasi Jalan Bukit Manggis kec. Gerunggang mengaku kesal akibat lambatnya respon dari dinas terkait dengan kondisi pohon – pohon yang dikhawatirkan membahaya masyarakat dan pengguna jalan.
” Saya sudah melaporkan kondisi itu kepihak kelurahan sejak tahun kemarin (2013-red), namun sangat disayangkan, pihak kelurahan malah meminta saya untuk membuat laporan ke Dinas lingkungan hidup (DLH),” pungkas Maya kepada media okeyboz.com,Rabu (13/3/2024) siang.
Menurut Maya, kondisi ini sudah sejak lama dikhawatirkan, apa lagi sekarang cuaca extrim, yang disertai angin kencang sangat berbahaya.
” Sekarang angin kencang, curah hujan tinggi, kami takut pohon – pohon ini jika tidak dipangkas segera, kapan saja akan menimbulkan korban,” ujarnya.
Maya berharap dinas terkait dapat segera merespon keluhan ini, agar tidak ada korban atas kondisi tersebut.
” Tolong bang, sampaikan ke orang – orang besar tuh, karena omongan kami tentang masalah ni (Kondisi pohon-red) sudah sering kami sampaikan, tapi belum juga direspon, saya berharap segera ditindaklanjuti,” ujar Maya yang berharap segera ada tindakan.
Saat dikonfirmasi okeyboz.com, Rabu (13/3/2024) Lurah Bukit Merapin Yesi mengaku sudah pernah melaporkan kondisi pohon itu ke dinas terkait.
” Iya pak, kami sudah beberapa kali melaporkan kondisi itu, namun belum juga ada tindaklanjutnya, bapak bisa konfirmasi ke sana (dinas LH-red) langsung”, ujar Lurah Bukit Merapin.
Sementara Dinas Lingkungan Hidup (DLH) kota Pangkalpinang melalui bidang pengawas penebangan pohon Kiky yang dihubungi lewat sambungan telepon whatshapp (WA) mengaku terkendala mobil crane pemangkasan pohon yang hanya 1 unit, jadi harus antri.
” Saat ini dinas sangat terbatas mobil crane nya, jadi kami minta untuk bersabar, dan kami menindaklanjuti berdasarkan nomor urut,” pungkas Kiky.
Namun beberapa menit kemudian Kiky kembali menghubungi media ini dan berjanji akan segera mengeksekusi pohon – pohon yang mengganggu di lokasi jalan Bukit Manggis kelurahan Bukit Merapin (perumnas) kecamatan Gerunggang yang dikeluhkan warga sekitar.
” Insha Allah, besok tim eksekusi pohon nya pak, Suratnya baru pagi tadi masuk ke bagian administrasi penebangan, jadi langsung saya jadwalkan besok,” ujarnya. (OB)
Tidak ada komentar