Presiden Gelontorkan Banpres, Dorong Pembukaan Lahan Tanpa Membakar Hutan dan Lahan

waktu baca 2 menit
Sabtu, 19 Sep 2026 13:22 12

JAKARTA, OKEYBOZ.COM – Pemerintah terus mendorong upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), salah satunya melalui dukungan bantuan kepada masyarakat agar aktivitas pembukaan dan pengelolaan lahan dilakukan tanpa menggunakan metode pembakaran.

Kebijakan tersebut sejalan dengan upaya pemerintah menekan potensi karhutla yang setiap tahun dapat mengancam lingkungan, kesehatan masyarakat, serta aktivitas sosial dan ekonomi.

Bantuan Presiden (Banpres) diharapkan dapat menjadi salah satu bentuk dukungan bagi masyarakat, khususnya kelompok yang membutuhkan sarana untuk mengelola atau membuka lahan secara lebih aman dan tidak menggunakan api.

Pembukaan lahan tanpa membakar dinilai penting untuk mengurangi risiko meluasnya kebakaran, terutama pada wilayah yang memiliki lahan gambut, perkebunan, semak belukar, maupun kawasan yang rawan terbakar saat musim kemarau.

Selain bantuan, edukasi dan pengawasan di tingkat masyarakat juga diperlukan. Pemerintah daerah bersama aparat dan masyarakat diharapkan dapat meningkatkan kesiapsiagaan serta melakukan pencegahan sejak dini terhadap potensi terjadinya karhutla.

Masyarakat juga diimbau tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan. Jika membutuhkan pembukaan lahan, masyarakat dapat menggunakan metode yang tidak melibatkan pembakaran dan mengikuti ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Dengan adanya dukungan pemerintah melalui Banpres dan penguatan kesadaran masyarakat, upaya pembukaan lahan tanpa membakar diharapkan dapat semakin diterapkan di berbagai daerah.

Pemerintah juga perlu memastikan penyaluran bantuan dilakukan secara tepat sasaran dan disertai pendampingan, sehingga bantuan benar-benar dapat mendukung masyarakat dalam mengelola lahan tanpa menimbulkan risiko kebakaran.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA
    error: Content is protected !!