Demam Berdarah di Bangka Belitung Meningkat: Bagaimana Upaya Pencegahannya?’

waktu baca 5 menit
Kamis, 7 Nov 2024 13:15 73 kina

OKEYBOZ.COM, OPINI — Ya, Apa itu Demam Berdarah?Demam Berdarah Atau Dengue di singkat (DBD) adalah penyakit yang disebabkan oleh virus dengue dan ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Gejala DBD meliputi demam tinggi, sakit kepala, nyeri otot dan sendi, serta munculnya bintik merah pada kulit. Kondisi ini bisa menjadi fatal jika tidak ditangani segera karena dapat menyebabkan perdarahan internal dan kerusakan organ.

Secara tampilan,nyamuk ini cukup mudah dikenali dengan warnanya yang belang hitam putih dengan ciri-ciri fisiknya tersebut.

Mereka tidak suka mendiami tempat yang kotor,melainkan menyasari tempat yang cenderung bersih,seperti bak mandi.

Selain itu,ada beberapa resiko yang membuat anda lebih rentan terkena penyakit demam berdarah (DBD),antara lain:

  • Tinggal atau sedang berpergian ke daerah tropis.
  • Memiliki riwayat infeksi virus dengue.
  • Anak-Anak,Lansia,dan orang yang kekurangan sistem kekebalan di tubuh.

Di Bangka Belitung sendiri, kasus demam berdarah dengue (DBD) meningkat dalam beberapa waktu terakhir, memicu berbagai langkah pencegahan. Upaya seperti fogging, pemberian larvasida, dan kampanye kebersihan lingkungan dilakukan untuk mengurangi populasi nyamuk pembawa virus.

Kasus DBD dimulai sejak januari hingga maret 2024 Dinas kesehatan kepulauan Bangka Belitung

Mencatat ada  sekitar 819 kasus Demam Berdarah dengue (DBD).

Kepala Dinas kesehatan Provinsi Kepulauan Babel Andri Nurtito mengatakan jumlah kasus DBD selama Januari hingga Maret 2024 sebanyak 819 kasus. beliau merincikan 819 kasus tersebut Januari sebanyak 402 orang, Februari 227 orang dan Maret 2024 sebanyak 190 orang.

Beliau menyebutkan untuk jumlah pasien DBD yang meninggal dalam tiga bulan terakhir ini sebanyak 11 orang tersebar di Bangka Selatan 4, Kota Pangkal pinang 3, Bangka 2, Belitung 1, Belitung Timur 1 orang pasien.

Ada 11 pasien yang meninggal karena DBD terbanyak ada di Kabupaten Bangka Selatan 4 orang, sedangkan untuk kasus terbanyak ada di Belitung 358 kasus, kata Andri, Rabu, 1 Mei 2024.

Dalam menekan kasus DBD ini, menurutnya masyarakat harus meningkatkan pola hidup bersih dan sehat, guna meningkatkan daya tahan tubuh dan tidak mudah terserang virus dari gigitan nyamuk ini.

Tanda Dan Gejala Demam Berdarah Dengue

Umumnya gejala DBD ditandai dengan demam tinggi hingga 39 derajat celcius. Kondisi ini bertahan selama 2-7 hari, setelah itu mengalami penurunan derastis.

Ciri-ciri tanda dan gejala DBD adalah:

  • Sakit kepala
  • Mual hingga muntah.
  • Nyari di bagian belakang mata,tulang,otot.
  • Muncul bercak merah pada kulit.
  • Radang tenggorokan diiringi dengan sulit menelan dan minum.

 

Setelah itu,gejala awal Demam Berdarah biasanya disusul dengan Gejala tambahan yang menandakan virus sudah menjalar atau menyebar keseluruh tubuh yang menyebabkan peradangan seperti:

  • Mimisan
  • Gusi berdarah
  • BAB warna hitam atau gelap
  • Muntah darah

 

 

Cara Mencegah Penyakit Demam Berdarah

Untuk mencegah penularan demam berdarah, Anda bisa memulainya dari rumah, seperti menggunakan obat antinyamuk, menjaga kebersihan rumah, hingga menjaga rumah tetap terang. Berikut masing-masing penjelasannya.

  1. Memastikan Rumah Terlindungi dari Nyamuk

Cara mencegah penyakit demam berdarah yang pertama adalah memastikan rumah terlindungi dari nyamuk dengan memasang tirai atau kelambu di tempat tidur. Pemasangan kelambu dapat mencegah nyamuk mendekat saat Anda tidur. Alhasil, tidur pun menjadi lebih nyenyak.

  1. Menggunakan Obat Antinyamuk

Menggunakan obat anti nyamuk di dalam dan luar rumah juga dapat membantu memerangi nyamuk penyebab DBD. Obat nyamuk yang direkomendasikan terutama bagi orang yang tinggal di daerah tropis dengan tingkat populasi dan keramaian yang tinggi. Jangan lupa untuk mengoleskan krim antinyamuk sebelum beraktivitas dan sebelum tidur.

  1. Menjaga Kebersihan Rumah

Menjaga kebersihan rumah juga menjadi salah satu upaya pencegahan DBD yang penting untuk dilakukan. Hindari meninggalkan sampah di dalam dan di luar rumah karena bisa menjadi tempat berkembang biak nyamuk dan telurnya, seperti ban bekas atau wadah penyimpanan lain yang bisa terisi air.

Anda juga bisa menerapkan 3M plus seperti yang dianjurkan oleh Kementrian kesehatan, yaitu menguras tempat penampungan air, menutup tempat penampungan air atau mengubur barang bekas, dan memanfaatkan kembali limbah barang bekas yang berpotensi menjadi tempat berkembang biak nyamuk Aedes aegypti.

Selain langkah-langkah 3M di atas, poin plus yang dapat dilakukan adalah sebagai berikut:

  1. Menanam tanaman yang dapat menangkal nyamuk.
  2. Memeriksa tempat penampungan air.
  3. Memelihara ikan pemakan jentik nyamuk.
  4. Menggunakan obat antinyamuk.
  5. Memasang kawat kasa pada jendela dan ventilasi yang ada di rumah.
  6. Membersihkan lingkungan secara bersama dengan gotong royong.
  7. Meletakkan pakaian yang telah digunakan ke dalam wadah yang tertutup.
  8. Memberikan larvasida pada penampungan air yang sulit untuk dikuras.
  9. Memperbaiki talang air atau saluran air yang tidak lancar.

 

  1. Mengenakan Pakaian Berlengan Panjang

Ketika sedang berada di daerah yang rawan nyamuk, usahakan untuk mengenakan pakaian berlengan panjang dan celana panjang lengkap dengan kaus kaki serta sepatu tertutup. Hal ini dilakukan untuk melindungi kulit dari gigitan nyamuk yang dapat menyebabkan demam berdarah.

  1. Mendapatkan Vaksinasi Dengue

Vaksinasi dapat menjadi salah satu cara untuk mencegah DBD. Vaksin DBD dapat menurunkan risiko infeksi virus dengue yang merupakan penyebab demam berdarah dan mengurangi kasus DBD serius yang memerlukan perawatan intensif di rumah sakit. Lebih dari itu, vaksin DBD juga dapat mengurangi angka kematian.

6.Jaga agar Rumah Tetap Terang dan Berudara Segar

Cara mencegah penyakit demam berdarah juga bisa dilakukan dengan menjaga agar rumah tetap terang dan berudara segar. Nyamuk menyukai tempat yang gelap dan lembap. Jadi, pastikan rumah terpapar sinar matahari untuk mencegah nyamuk masuk ke dalam rumah.

 

 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA
    error: Content is protected !!