
Caption: Rombongan aksi damai DPP Perpat (Persatuan Pemuda Tempatan) Babel bersama Aliansi Masyarakat Peduli Babel di Kantor DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Senin (10/2/2025).
Editor: Aditya.
OKEYBOZ.COM, PANGKALPINANG – DPP Perpat (Persatuan Pemuda Tempatan) Babel bersama Aliansi Masyarakat Peduli Babel menggelar aksi damai di Kantor DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Senin (10/2/2025).
Aksi ini bertujuan mendesak pembentukan dua Panitia Khusus (Pansus): Pansus Pembanding Kasus Korupsi 271 Triliun dan Pansus Plasma 20% PT Gunung Maras Lestari (GML).
Sekitar 70 peserta aksi damai yang dipimpin Ketua DPP Perpat Babel, Andi Kusuma, SH, MKn, CTL, bersama Budiono (Ketua Perpat Bangka) dan M. Natsir (Koordinator Peduli Babel) memulai aksi pukul 10.00 WIB.
Rombongan diterima langsung oleh Ketua DPRD Provinsi Babel, Didit Srigusjaya, SH, MH, bersama sejumlah anggota DPRD, termasuk Ketua Fraksi PDI Perjuangan, Me Hoa, SH, MH, serta perwakilan fraksi lainnya.
Dalam orasi, koordinator aksi Andi Kusuma menyampaikan beberapa tuntutan utama, seperti:
Koordinator Peduli Babel, M. Natsir, menekankan pentingnya DPRD dalam menjalankan fungsi kontrol terhadap tata kelola sumber daya alam. Sementara itu, tokoh masyarakat Datuk Agus Sadaw meminta perhatian terhadap dampak sosial dan ekonomi akibat kebijakan yang dianggap tidak berpihak pada masyarakat lokal.
Ketua DPRD Provinsi Babel, Didit Srigusjaya, menyatakan bahwa aspirasi masyarakat akan dibahas lebih lanjut dalam rapat Badan Musyawarah (Bamus) DPRD. Ia juga menjelaskan bahwa audiensi tidak dapat menghasilkan keputusan karena jumlah anggota DPRD yang hadir tidak memenuhi kuorum.
“Kami akan segera menjadwalkan rapat Bamus berikutnya untuk membahas pembentukan pansus ini. Aspirasi masyarakat adalah prioritas kami,” ujar Didit.
Ketua Fraksi PDI Perjuangan, Me Hoa, mendukung pembentukan pansus dengan catatan bahwa kebijakan yang diambil harus berdasarkan kajian yang logis dan substansial. Sementara itu, anggota Fraksi PKB, Muchtar Muhtong, mendorong silaturahmi lintas fraksi untuk mencapai kesepakatan yang bermanfaat bagi masyarakat.
Ketua DPP Perpat Babel, Andi Kusuma, mengapresiasi respons DPRD meskipun kuorum belum terpenuhi. “Kami akan terus mengawal pembentukan pansus ini dan memastikan tidak ada intimidasi terhadap anggota DPRD yang mendukung aspirasi masyarakat,” tegasnya.
Aksi damai ini berlangsung tertib dengan pengamanan ketat dari 100 personel gabungan Polresta Pangkalpinang dan jajaran, dipimpin Kapolresta Kombes Pol Gatot Yulianto.
Aksi ini menjadi momentum bagi masyarakat Bangka Belitung untuk menyuarakan harapan mereka terhadap keadilan, kepastian hukum, dan perbaikan ekonomi di tengah tantangan tata kelola sumber daya alam. (OB)
Tidak ada komentar