Prof Udin Hadiri Kajian Tasawuf Penuh Makna Safari Dakwah Syaikh Syarief Zakaria yang Getarkan Hati Jamaah Tuatunu

waktu baca 2 menit
Rabu, 6 Agu 2025 20:07 65 Admin

 

Editor : Aditya.

OKEYBOZ.COM, PANGKALPINANG — Malam yang syahdu menyelimuti kawasan perbukitan Tuatunu, Selasa (05/08/2025), saat lantunan zikir dan hikmah keilmuan menggema dari dalam Masjid Al-Mukarrom. Ratusan jamaah, bahkan ribuan menurut panitia, tumpah ruah dalam suasana religius nan khusyuk, menghadiri kajian tasawuf yang disampaikan langsung oleh ulama kharismatik, Syaikh Syarief Zakaria Altaleb Al-Hasani dari Makkah Al-Mukarramah.

Syaikh Zakaria dikenal luas sebagai pembimbing spiritual lintas negara, dan ulama pewaris ilmu Rasulullah SAW yang tak hanya menekankan syariat, tetapi juga kedalaman makrifat dan kelembutan hati dalam beragama. Dalam rangkaian Safari Dakwah Nusantara, Pangkalpinang menjadi salah satu kota persinggahan istimewa.

Di antara lautan manusia yang hadir, tampak pula tokoh masyarakat seperti Prof. Saparudin (Prof Udin), yang duduk bersahaja di antara jemaah. Malam itu, Syaikh menyampaikan pentingnya tazkiyatun nafs (penyucian jiwa) dalam kehidupan modern yang penuh hiruk-pikuk.

“Tasawuf bukan sekadar teori, melainkan perjalanan menuju Allah SWT dengan hati yang bersih dan adab yang terjaga,” ungkap Syaikh Zakaria dalam ceramahnya, yang diterjemahkan secara fasih oleh Ustaz Azka.

Materi dakwah mengalir lembut namun menyentuh, membahas mujahadah, ikhlas, serta cinta Ilahi sebagai fondasi kehidupan Muslim. Jamaah diajak merefleksikan kembali nilai-nilai spiritual di tengah rutinitas duniawi yang kerap melalaikan.

Salah satu pengurus Masjid Al-Mukarrom mengungkapkan bahwa antusiasme warga telah terlihat sejak sore hari. Banyak yang datang bahkan sebelum waktu magrib.

“Kami siapkan tambahan karpet dan pengeras suara di luar masjid. Kapasitas masjid terlampaui, tapi alhamdulillah semuanya tetap tertib dan penuh khidmat,” ujarnya.

Masjid Al-Mukarrom sendiri dikenal sebagai pusat kegiatan keagamaan di kawasan Tuatunu, dengan tradisi pengajian dan dakwah yang kuat sejak lama. Tidak heran jika momentum dakwah ulama internasional seperti ini menjadi magnet spiritual bagi masyarakat luas.

Kajian malam itu ditutup dengan doa bersama yang dipimpin langsung oleh Syaikh Zakaria. Suasana haru menyelimuti seluruh sudut masjid. Tak sedikit jamaah yang menitikkan air mata, terharu oleh kedalaman pesan yang disampaikan.

Banyak warga berharap kegiatan semacam ini terus diadakan secara berkala sebagai bagian dari revitalisasi spiritual masyarakat, yang tak hanya haus ilmu, tetapi juga dahaga akan ketenangan hati dan kedekatan dengan Sang Khalik.

“Kajian seperti ini ibarat oase di tengah gersangnya kehidupan modern. Semoga dakwah tasawuf semakin hidup di bumi Bangka Belitung,” ujar salah seorang jamaah dengan mata berkaca-kaca. (*)

 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA
    error: Content is protected !!