
PANGKALPINANG, OKEYBOZ.COM – Universitas Bangka Belitung (UBB) melalui Laboratorium FISIP menggelar seminar dan workshop bertajuk Edupreneur yang diikuti oleh sekitar 60 mahasiswa dari tiga program studi, yakni Sosiologi, Ilmu Politik, dan Sastra Inggris. Kegiatan ini diinisiasi atas dasar tingginya minat mahasiswa terhadap bidang kewirausahaan, yang dalam beberapa tahun terakhir selalu menjadi pilihan utama dalam program magang maupun skema Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).
Menurut Kepala Laboratorium FISIP , Donal Fernado Lubis, M.A, kegiatan ini dilatarbelakangi oleh besarnya animo mahasiswa untuk berwirausaha. “Peminatan kewirausahaan selalu menempati peringkat teratas. Artinya, mahasiswa sudah memiliki portofolio dan kesiapan untuk mengembangkan rencana bisnis,” jelasnya.
Dalam workshop ini, panitia menghadirkan Kampung Inggris Babel sebagai mitra utama. Pemilihan mitra tersebut didasarkan pada rekam jejak yang baik serta keterlibatan langsung alumni Sastra Inggris UBB di dalamnya. “Kampung Inggris Babel sudah dikenal luas, memiliki reputasi yang baik, dan menjadi salah satu lembaga dengan rating terbaik di bidang edupreneur di provinsi ini,” tambah Donal.
Kegiatan ini tidak hanya diikuti oleh mahasiswa, tetapi juga dosen dan alumni. Harapannya, para peserta mampu membangun karakter kewirausahaan sehingga setelah lulus, mereka tidak lagi sekadar bermimpi, tetapi telah siap menjalankan usaha yang direncanakan. “Target utama adalah agar mahasiswa memiliki visi jelas tentang apa yang akan mereka lakukan setelah kuliah,” ungkapnya.
Acara ini turut mendapat dukungan penuh dari Dekan FISIP, Dr. Iskandar Zulkarnain, MA, serta penanggung jawab laboratorium dari masing-masing prodi: Resty Amalia, Resty Widyanty, Hidayati, dan tim lainnya.
Sebagai narasumber, Yakop dari Kampung Inggris Babel tidak hanya memberikan materi teoritis, tetapi juga membimbing mahasiswa secara langsung dalam penyusunan business plan. Hal ini membuat peserta tidak hanya antusias, tetapi juga siap mempraktikkan rencana bisnisnya. “Keberhasilan workshop ini bukan pada keramaian acaranya, melainkan pada pencapaian mahasiswa yang berhasil membuat dan siap menjalankan business plan mereka,” tutup Donal.
Tidak ada komentar