Tanpa Dana APBD, Bazar Durian Cumasi 2026 Siap Geliatkan Ekonomi Pangkalpinang

waktu baca 3 menit
Sabtu, 4 Jul 2026 18:16 36 wiwik okeyboz

PANGKALPINANG, OKEYBOZ.COM – Pemerintah Kota Pangkalpinang resmi menggelar Bazar Durian Cumasi Bangka Belitung 2026 di kawasan Destar Point, yang akan dibuka langsung oleh Wali Kota Pangkalpinang, Saparudin pada Minggu (5/7/2026). Acara berlangsung hingga 12 Juli 2026 dan sepenuhnya dibiayai melalui skema kemitraan serta sponsorship, tanpa menyerap Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Mewakili Wali Kota, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Pangkalpinang Juhaini meninjau kesiapan lokasi pada Sabtu (4/7/2026).

Ia menyebut gelaran ini mengangkat Durian Cumasi atau yang juga dikenal sebagai Durian Namlung sebagai ikon utama, guna memperkuat posisi Bangka Belitung sebagai salah satu sentra durian unggulan nasional.

“Bazar Durian di Destar Point diselenggarakan sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui peningkatan pemasaran durian lokal dan produk UMKM, memperluas peluang usaha bagi petani dan pedagang, meningkatkan kunjungan wisatawan, serta memperkuat branding Bangka Belitung sebagai salah satu sentra durian unggulan di Indonesia,” ujar Juhaini di lokasi acara.

Durian Cumasi dipilih sebagai daya tarik utama karena memiliki nilai komparatif yang tinggi. Varietas ini memiliki daging tebal, tekstur lembut, rasa manis legit dengan sentuhan sedikit pahit, serta sangat adaptif terhadap karakteristik tanah lokal sehingga mudah dikembangkan petani.

“Kenapa kita angkat Durian Cumasi? Karena saat ini varietas ini sedang tren, baik di Bangka Belitung maupun di seluruh Indonesia. Selain rasanya yang premium, pembibitannya sudah meluas dan sangat cocok dengan kondisi tanah daerah kita,” jelas Juhaini.

Dalam rangkaian acara juga akan diadakan lomba durian, di mana akan ditetapkan juara pertama dan kedua sebagai bentuk apresiasi terhadap kualitas hasil petani lokal.

Bazar ini dirancang tidak hanya untuk mempromosikan durian unggulan lain seperti Durian Tembaga dan varietas lokal lainnya, tetapi juga untuk memperkuat ekosistem ekonomi masyarakat.

Juhaini, memaparkan ada delapan tujuan utama penyelenggaraan:

1. Memperkenalkan durian khas Bangka Belitung ke khalayak luas;

2. Meningkatkan pendapatan petani dan pedagang durian;

3. Menggerakkan ekonomi lintas sektor mulai dari UMKM kuliner, kerajinan, transportasi hingga jasa;

4. Menarik wisatawan pecinta durian ke Pangkalpinang;

5. Menjadi wadah promosi produk unggulan UMKM lokal;

6. Membangun citra Pangkalpinang sebagai pusat wisata kuliner dan ekonomi kreatif;

7. Mempererat kerja sama pemerintah, pelaku usaha, komunitas dan masyarakat;

8. Menyediakan ruang rekreasi keluarga dengan berbagai kegiatan pendukung.

“Di lokasi, sejumlah stan sudah mulai beroperasi. Selain durian utuh, pengunjung juga bisa menjumpai beragam olahan inovatif seperti kebab durian serta produk kerajinan dan kuliner khas lainnya,” tutur Juhaini.

Pemerintah Kota Pangkalpinang berkomitmen menjadikan Destar Point sebagai lokasi tetap untuk bazar serupa pada musim panen mendatang. Langkah ini diambil demi menjaga keberlanjutan pendapatan pelaku usaha serta menjadikan kawasan tersebut pusat kegiatan ekonomi unggulan daerah.

Disesi terakhir, Pemkot Pangkalpinang membagikan hadiah, bagi juara tercepat membelah durian dan dilanjutkan senam bersama mengingat olahraga juga penting untuk kesehatan.

“Kita akan terus galakkan kegiatan ini di lokasi ini, untuk menggeliatkan ekonomi masyarakat dan memperkenalkan bahwa Durian Cumasi juga ada di Pangkalpinang,” pungkas Juhaini.(OB/W*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


    LAINNYA
    error: Content is protected !!