PANGKALPINANG, OKEYBOZ.COM – Rumah produksi lokal asal Bangka Belitung, AFICI Entertainment, kembali meluncurkan karya layar lebar ke-13 bertajuk Pelet Biduan Jalang. Film bergenre horor komedi dengan balutan budaya dangdut yang kental ini diperkenalkan secara resmi lewat Konferensi Pers dan Penayangan Perdana (Gala Premiere) di Bes Cinema Pangkalpinang, Kamis (30/7/2026).
Acara yang berlangsung meriah penuh tawa dan antusiasme itu dihadiri jajaran pemain dan kru, antara lain Dhea Gusvita, Trisna Anggraini, Gelby P Matthew, Inung Hartati, Agus Ayessa, Dian Fitra Sandi, Firsa KDI, Dian Kaseba, beserta sutradara Bram Ferino dan produser Afik Hariadi.
Sutradara Bram Ferino, menjelaskan cerita film ini lahir dari kecintaan seluruh tim terhadap musik dangdut yang sangat melekat di masyarakat Babel.
“Inspirasi murni dari kami yang rata-rata menyukai dangdut, apalagi daerah kita punya budaya ini yang sangat hidup, termasuk tokoh biduan yang dikenal luas dari Bangka Selatan,” ujarnya tegas menambahkan bahwa cerita ini sepenuhnya fiksi, bukan kisah nyata.
Di balik hiburan yang disuguhkan, film ini menyisipkan pesan mendalam.
“Jangan menilai orang hanya dari luar atau profesinya. Yang tampak baik belum tentu demikian, begitu pula sebaliknya,” tambah Bram.
Sementara itu, Produser Afik Hariadi, mengakui tantangan terbesar, saat ini bukan hanya soal kualitas karya, melainkan mengembalikan minat masyarakat menonton film daerah di bioskop. Meski ekspektasi penonton tinggi, ia berjanji terus berusaha memberikan yang terbaik.
” Kami sudah buktikan lewat karya sebelumnya. Film Buyut ditonton hampir 20 ribu orang hingga tayang di Malaysia dan negara Asia Tenggara lain, sedangkan Tari Kematian mencatat rekor hampir 50 ribu penonton,” ungkap Afik.
Afik, mengumumkan proyek selanjutnya berjudul Bujang Beguyur yang rencananya bekerja sama dengan Pemkab Bangka Selatan.
Proses pembuatan film Pelet Biduan Jalang sendiri memakan waktu sekitar 14 hari dengan cuaca menjadi kendala utama saat syuting. Demi menyapa penonton, para pemain bahkan melakukan tur promosi langsung ke seluruh kabupaten di Babel, dan sambutan hangat terasa sangat terasa saat menyambangi Bangka Selatan.
Berbagi kesan di lokasi syuting, Gelby P Matthew, yang memerankan tokoh Syakila mengaku sangat cocok dengan perannya, berbeda dengan Novita Sari, yang mengakui sempat kaku saat beraksi serta merasa syuting di lokasi pemakaman menjadi pengalaman pertama sekaligus tantangan tersendiri baginya.
Menutup acara, seluruh kru dan pemain mengajak masyarakat luas mendukung karya anak daerah.
Film ini sudah tayang di 23 bioskop seluruh Indonesia. Ajak keluarga dan kerabat untuk menonton bersama, mari bangkitkan perfilman lokal Bangka Belitung.(OB/W*)
Tidak ada komentar