BAZNAS Salurkan Bantuan Beasiswa, Wali Kota Pangkalpinang Harapkan ASN Lebih Berkontribusi

waktu baca 2 menit
Kamis, 24 Sep 2026 19:37 1

PANGKALPINANG, OKEYBOZ.COM – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Pangkalpinang menyalurkan beasiswa bagi 433 siswa Sekolah Dasar (SD) atau Madrasah Ibtidaitah (MI) serta siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) atau Madrasah Tsanawiyah (MTs) melalui program Beasiswa Cendikia. Penyerahan dihadiri Wali Kota Pangkalpinang, Saparudin di Kantor BAZNAS Kota Pangkalpinang, Kelurahan Ampui pada Kamis (24/09/2026).

Bantuan yang bersumber dari zakat, infak serta sedekah tersebut merupakan bentuk kepedulian BAZNAS terhadap keluarga siswa dalam kategori asnaf atau delapan golongan yang berhak menerima zakat.

Saparudin berharap bantuan tersebut dapat membantu meringkan beban keluarga kurang mampu, khusunya dalam memenuhi kebutuhan pendididkan anak.

“Kami Pemerintah Kota Pangkalpinang berterima kasih kepada masyarakat yang telah menyalurkan zakat dan sedekahnya melalui baznas Kota Pangkalpinang. Dan BAZNAS hari ini berkewajiban menyalurkannya kepada yang berhak,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Saparudin mengungkapkan bahwa partisipasi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota dalam menghimpun dana zakat masih berada di kisaran 40-50 persen.

“Kita harapkan pegawai kita yang memiliki kemampuan (untuk berzakat), karena ada juga pegawai kita yang berada dalam batas-batas. Mereka punya kewajiban, saya harap bisa menyalurkan karena zakat, infak dan sedekah adalah kewajiban,” tambahnya.

Sementara itu Ketua BAZNAS Kota Pangkalpinang, Paidi menjelaskan 433 siswa penerima bantuan terdiri dari 247 siswa SD/MI dan 186 siswa SMP/MTs dengan nilai bantuan kali ini mencapai Rp155.950.000.

“Lebih banyak tahun kemarin, hampir 800 siswa. Target kita tahun ini terkumpul 2,5 miliar tapi sampai saat ini baru terkumpul 1,3 miliar. Tahun kemarin dari target 3,2 miliar terkumpul 2,1 miliar,” ujar Paidi.

Senada dengan penyampaian Wali Kota, Paidi juga menyoroti kurangnya kontribusi zakat dari pegawai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di wilayah Kota Pangkalpinang.

“Dana berasal dari zakat, infak dan sedekah ASN di Kota Pangkalpinang mulai dari Kantor Kelurahan, Kecamatan sampai Sekretariat Daerah. Tapi belum maksimal, masih ada OPD yang belum berkontribusi,” pungkasnya.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA
    error: Content is protected !!