
Caption: Reses Masa Sidang I DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung,
dua anggota DPRD Provinsi Babel periode 2024-2029, yakni H. Aksan Visyawan, S.ST., M.H., dan Imam Wahyudi, S.IP., M.H di Gedung Serba Guna Kecamatan Belinyu, yang digelar, Minggu, 19 Januari 2025.
Editor: Aditya.
OKEYBOZ.COM, BELINYU – Reses Masa Sidang I DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang digelar pada Minggu, 19 Januari 2025, berlangsung sukses. Bertempat di Gedung Serba Guna Kecamatan Belinyu, acara ini menghadirkan dua anggota DPRD Provinsi Babel periode 2024-2029, yakni H. Aksan Visyawan, S.ST., M.H., dan Imam Wahyudi, S.IP., M.H., bersama sejumlah tokoh masyarakat penting lainnya.
Kegiatan ini menjadi momen penting bagi masyarakat Kecamatan Belinyu untuk menyampaikan aspirasi secara langsung kepada para wakil rakyat. Lebih dari ratusan warga hadir, mulai dari tokoh masyarakat, pemuda, hingga perwakilan organisasi lokal.
Mereka membawa berbagai masukan strategis yang mencakup isu pembangunan infrastruktur, pelayanan publik, hingga pengelolaan sumber daya wilayah.
H. Aksan Visyawan, salah satu legislator yang hadir, mengungkapkan apresiasinya atas tingginya antusiasme masyarakat Belinyu.
“Antusiasme luar biasa dari masyarakat menunjukkan kepedulian mereka terhadap kemajuan daerah ini. Aspirasi yang disampaikan akan menjadi panduan penting bagi kami dalam menentukan langkah kebijakan,” ujarnya.
Dalam forum tersebut, Aksan menyoroti isu penting terkait percepatan pembangunan di Belinyu, terutama di sektor infrastruktur dan pelayanan publik. Ia juga menekankan pentingnya penguatan otonomi daerah sebagai salah satu strategi untuk mendukung pembangunan yang lebih efisien dan mandiri.
“Dengan otonomi daerah, Kecamatan Belinyu bisa lebih mandiri dalam mengelola sumber daya dan menetapkan kebijakan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat,” tambahnya.
Selama diskusi, beberapa isu krusial menjadi perhatian, seperti peningkatan akses jalan, pengembangan fasilitas kesehatan, dan pengelolaan lingkungan. Warga berharap adanya solusi konkret dari DPRD untuk menjawab kebutuhan mereka.
Imam Wahyudi, anggota DPRD lainnya, menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat. “Kolaborasi adalah kunci. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat yang memberikan masukan langsung,” katanya.
Hasil reses ini akan menjadi bahan pertimbangan dalam pembahasan kebijakan strategis DPRD Babel. Kedua legislator berkomitmen untuk membawa aspirasi masyarakat Belinyu ke dalam agenda prioritas di masa mendatang.
Acara reses ini membuktikan pentingnya dialog terbuka antara masyarakat dan pemangku kebijakan. Dengan semangat kolaborasi, diharapkan pembangunan di Kecamatan Belinyu dapat berjalan lebih cepat, terarah, dan berkelanjutan. (OB)
Tidak ada komentar