Wali Kota Pangkalpinang Lantik Pengurus PPI 2026–2031: Jadilah Penjaga Nilai Kebangsaan dan Teladan Generasi Muda  

waktu baca 3 menit
Senin, 1 Jun 2026 17:50 85 wiwik okeyboz

PANGKALPINANG, OKEYBOZ.COM – Wali Kota Pangkalpinang, Saparudin, secara resmi melantik pengurus Kota Purna Paskibraka Indonesia (PPI) masa bakti 2026–2031, berlangsung di Balai Betason, Gedung Tudung Saji, Kantor Wali Kota Pangkalpinang, Sabtu (1/6/2026).

Dalam amanatnya, ia menekankan organisasi ini memiliki kedudukan istimewa karena seluruh anggotanya telah melalui proses pembinaan ketat, sehingga diharapkan mampu menjaga semangat nasionalisme, mengamalkan Pancasila.

Melalui pernyataan resmi pelantikan, Saparudin menyerahkan tanggung jawab besar kepada jajaran pengurus yang diketuai Ferdiyan Hermawan Lubis tersebut.

“Saya melantik saudara-saudara dengan resmi. Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberi petunjuk, sehingga kalian sanggup menjalankan peraturan organisasi dan mengabdikan sepenuhnya demi Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujarnya saat membacakan naskah pelantikan.

Menurut Wali Kota, tidak banyak organisasi yang menerapkan tahapan pendidikan dan latihan sedemikian mendalam seperti yang dialami para anggota Paskibraka sebelum diangkat menjadi anggota penuh.

“Proses itu membentuk karakter, kedisiplinan, kekompakan serta pemahaman mendalam tentang makna bernegara, menjadikan mereka layak disebut sebagai para patriot muda,” ungkapnya.

Kegiatan yang diselenggarakan organisasi pun tidak sekadar seremonial, melainkan sarana memperkokoh nilai luhur. Hal ini sangat penting mengingat Indonesia terdiri lebih dari beberapa pulau dengan keragaman budaya, agama dan adat istiadat.

Tanpa persatuan yang berlandaskan Pancasila, terutama sila pertama Ketuhanan Yang Maha Esa, ancaman perpecahan akan sangat mudah terjadi.

“Pancasila bukan sekadar tulisan atau hafalan, melainkan hasil pemikiran besar pendiri bangsa agar negara ini tetap utuh, kuat dan bertahan menghadapi segala zaman. Banyak bangsa lain runtuh karena tidak memiliki dasar bernegara yang kokoh, kita bersyukur memilikinya, dan wajib menjaganya dengan segenap hati,” tegas Saparudin.

Ia juga mengingatkan bahwa pelaksanaan upacara kenegaraan bukan sekadar menaikkan bendera atau urusan prosedur belaka.

Setiap momen itu menjadi waktu tepat untuk merenungkan kembali sejarah, asal-usul bangsa, serta menguatkan kesadaran bahwa seluruh rakyat adalah satu keluarga besar Indonesia.

“Sejarah menjadi pondasi, dari sanalah tumbuh pemahaman tentang keadilan, persatuan, kerja sama dan kesejahteraan bersama,” tuturnya.

Saparudin menuturkan bahwa peran Purna Paskibraka dinilai sangat strategis. Organisasi diminta rutin mengadakan kajian dan kegiatan bermanfaat, turut mendampingi pemerintah dalam acara resmi maupun kegiatan masyarakat, serta menjadi ujung tombak pembinaan bagi siswa-siswi yang kelak akan mengikuti jejak mereka.

“Kalau kalian sudah terlatih, paham dan memiliki semangat, tak ada alasan organisasi ini tidak berjalan baik. Jadilah teladan, sampaikan ilmu dan nilai yang kalian miliki kepada generasi penerus, supaya api cinta tanah air terus menyala,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Pangkalpinang, Donal Tampubolon, menjelaskan pembentukan kepengurusan ini melalui tahap panjang, dimulai sejak pemilihan dan pembinaan pada Agustus 2025 hingga pengukuhan hari ini.

Ia berharap para pengurus baru benar-benar menerapkan jiwa Pancasila dalam setiap tindakan, baik saat berkegiatan organisasi maupun berinteraksi di tengah masyarakat luas.

“Kelebihan utama PPI adalah anggotanya tidak datang begitu saja, tapi sudah dibentuk karakternya sejak awal. Kami berharap jejak dan karya nyata kalian bisa dirasakan manfaatnya oleh lingkungan sekitar,” ujar Donal.

Ketua terpilih, Ferdiyan Hermawan Lubis, dalam laporannya menyatakan struktur dan susunan pengurus telah ditetapkan berdasarkan keputusan hasil musyawarah tingkat kota, lalu disahkan lewat surat keputusan pengurus provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

“Seluruh aturan kerja mengacu pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga organisasi, dan masa jabatan berjalan efektif mulai hari ini hingga berakhir secara ketentuan pada tahun 2031 mendatang,” kata Ferdiyan dalam penjelasannya.

Acara pelantikan ini sekaligus menegaskan posisi Purna Paskibraka Indonesia sebagai wadah strategis penyambung nilai sejarah dan harapan masa depan, tempat di mana semangat pengibaran bendera Merah Putih terus dijaga, dikembangkan dan diteruskan demi kebesaran Indonesia.(OB/W*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA
    error: Content is protected !!