Sensus Ekonomi 2026 Jadi Landasan Kebijakan, Akurasi Data Kunci Keberhasilan

waktu baca 2 menit
Rabu, 3 Jun 2026 23:15 8 wiwik okeyboz

PANGKALPINANG, OKEYBOZ.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Pangkalpinang resmi memulai persiapan pengumpulan data Sensus Ekonomi 2026 melalui kegiatan pelatihan petugas yang berlangsung di Sun Hotel Pangkalpinang, Rabu (3/6/2026).

Kegiatan ini dipantau langsung oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Pangkalpinang, Juhaini, mewakili pemerintah daerah guna memastikan kualitas pendataan yang akan menjadi dasar perencanaan pembangunan masa depan.

Sensus Ekonomi yang dilaksanakan setiap 10 tahun sekali ini bertujuan memetakan gambaran lengkap kondisi perekonomian daerah, mulai dari skala usaha mikro, kecil, menengah, hingga industri besar dan sektor jasa.

Hasil pendataan ini nantinya akan menjadi rujukan utama pemerintah dalam menyusun kebijakan, mengalokasikan anggaran, serta menentukan prioritas pengembangan sektor unggulan demi kemajuan daerah.

“Data yang dihasilkan bukan sekadar angka statistik, melainkan cerminan kondisi riil masyarakat dan fondasi utama perencanaan pembangunan ekonomi. Apa yang dilakukan saat ini, yaitu membekali petugas dengan pemahaman teknis yang benar, adalah langkah paling krusial agar hasilnya dapat diandalkan,” tegas Juhaini usai menghadiri kegiatan tersebut.

Juhaini menekankan bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada ketelitian dan kejujuran petugas saat turun ke lapangan.

Kesalahan sekecil apa pun dalam pencatatan berisiko membuat kebijakan yang disusun menjadi tidak tepat sasaran.

Oleh karena itu, seluruh peserta diminta mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh, memahami konsep, definisi, dan tata cara pengambilan data yang berlaku, serta memastikan tidak ada satu pun unit usaha yang terlewatkan.

“Saya berpesan, jadikan tugas ini sebagai amanah negara. Data yang akurat melahirkan kebijakan yang tepat sasaran, sebaliknya data yang cacat akan membuat langkah pembangunan meleset. Teliti, cermat, dan jujur dalam mencatat adalah prinsip yang harus dipegang teguh,” ujarnya.

Selain kesiapan petugas, dukungan masyarakat dan pelaku usaha juga menjadi faktor penentu keberhasilan. Juhaini mengimbau masyarakat memberikan informasi yang benar dan terbuka kepada petugas.

Ia menegaskan bahwa kerahasiaan seluruh data yang dikumpulkan dijamin oleh undang-undang dan hanya digunakan untuk kepentingan pembangunan, bukan untuk tujuan lain.

“Bantuan berupa data yang benar dari masyarakat adalah sumbangsih nyata untuk kemajuan Pangkalpinang ke depannya. Saya optimis, dengan kerja sama yang baik antara pemerintah, BPS, dan masyarakat, sensus ini akan memberikan gambaran nyata kekuatan ekonomi kita, sehingga kita bisa melangkah menuju daerah yang lebih maju dan sejahtera berbasis data yang kuat,” pungkas Juhaini.(OB/W*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA
    error: Content is protected !!