Ekonomi Belitung Terancam Melemah, Didit Srigusjaya Temui Kemenhan Minta Solusi Masalah Tambang Timah

waktu baca 2 menit
Kamis, 30 Jul 2026 10:11 30 wiwik okeyboz

JAKARTA, OKEYBOZ.COM – Perputaran ekonomi di Pulau Belitung terancam terus melemah seiring melambatnya aktivitas pertambangan timah yang menjadi tumpuan hidup ribuan warga. Menanggapi hal ini, jajaran perwakilan rakyat dan pemerintah daerah Kepulauan Bangka Belitung mendatangi Kementerian Pertahanan Republik Indonesia di Jakarta, Rabu (29/7/2026), untuk menyampaikan aspirasi dan meminta kepastian kebijakan dari pemerintah pusat.

Rombongan dipimpin langsung Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Didit Srigusjaya, didampingi Wakil Ketua DPRD Babel, Edi Nasapta, Bupati Belitung, Bupati Belitung Timur, serta Ketua DPRD kedua kabupaten tersebut. Mereka diterima oleh Wakil Menteri Pertahanan RI, Donny Ermawan.

Persoalan utama yang diangkat adalah minimnya alokasi kuota dalam Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) PT Timah Tbk yang dinilai belum sesuai dengan kebutuhan lapangan. Akibatnya, hasil produksi dari penambang rakyat tidak dapat diserap secara maksimal, yang berujung pada turunnya pendapatan masyarakat.

“Intinya kami meminta ada diskresi khusus dari pemerintah pusat untuk mencari solusi terhadap persoalan pertambangan timah di Belitung. Semoga aspirasi ini dapat disampaikan kepada Bapak Presiden sehingga dalam waktu dekat ada kepastian bagi masyarakat Belitung, karena persoalan ini menyangkut ekonomi rakyat,” tegas Didit.

Lebih lanjut ia menjelaskan, perlambatan aktivitas tambang telah berdampak luas bukan hanya bagi para penambang, melainkan seluruh sendi kehidupan masyarakat. Mulai dari pendapatan keluarga yang menurun, sepinya transaksi di warung-warung dan pelaku usaha lokal, hingga semakin terbatasnya peluang kerja.

“Kami datang membawa suara rakyat. Pemerintah daerah dan DPRD memiliki tanggung jawab memastikan persoalan ini tidak hanya berhenti di tingkat daerah, melainkan sampai ke meja pengambil kebijakan pusat,” tambahnya.

Dalam pertemuan tersebut, rombongan juga memaparkan kondisi nyata di lapangan, di mana penurunan aktivitas tambang telah menurunkan daya serap tenaga kerja dan mengancam keberlangsungan usaha ribuan penambang rakyat jika masalah RKAB tidak segera diselesaikan.

Sementara itu, Wakil Menteri Pertahanan, Donny Ermawan Taufanto menyambut baik langkah yang diambil pemerintah daerah dan DPRD Babel. Ia mengapresiasi upaya koordinasi yang dilakukan guna mencari jalan keluar atas isu strategis yang menyangkut hajat hidup banyak orang.

Meski belum menghasilkan keputusan akhir, pertemuan ini menjadi langkah penting agar suara masyarakat Belitung didengar langsung oleh pengambil kebijakan di pusat. Kini seluruh harapan warga tertuju pada lahirnya kebijakan yang mampu menghidupkan kembali denyut perekonomian pulau tersebut dan memberikan kepastian usaha bagi ribuan keluarga yang menggantungkan masa depan dari sektor pertimahan.(OB/W*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA
    error: Content is protected !!