Bupati Markus Buka Pesta Adat Sedekah Kampung Desa Simpang 3

waktu baca 2 menit
Minggu, 13 Sep 2026 20:04 28

BANGKA BARAT, OKEYBOZ.COM — Bupati Bangka Barat Markus membuka Pesta Adat Sedekah Kampung Desa Simpang 3, Kecamatan Simpang Teritip. Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Bangka Barat, unsur Forkopimda, anggota DPRD Bangka Barat, serta para kepala desa se-Kabupaten Bangka Barat.

Dalam sambutannya, Bupati Markus mengatakan Sedekah Kampung Desa Simpang 3 merupakan tradisi yang telah dilaksanakan secara turun-temurun setiap tahun sejak berdirinya perkampungan di desa tersebut sekitar 1976.

Menurut Markus, tradisi Sedekah Kampung digelar setelah masyarakat menyelesaikan panen padi sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan rezeki yang diberikan.

“Selain sebagai ungkapan rasa syukur, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi antarwarga, keluarga, kerabat dan handai taulan, termasuk masyarakat yang datang dari luar Desa Simpang 3,” ujarnya.

Markus menyebut Pemerintah Kabupaten Bangka Barat memandang Sedekah Kampung Desa Simpang 3 sebagai salah satu objek pemajuan kebudayaan daerah. Tradisi tersebut telah masuk dalam Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah (PPKD) Kabupaten Bangka Barat Tahun 2025–2029 dalam kategori adat istiadat.

Ia menambahkan, Sedekah Kampung sebagai kekayaan budaya lokal terus didorong untuk mendapatkan perlindungan dan pengembangan, sehingga ke depan dapat menjadi salah satu objek wisata budaya di Kabupaten Bangka Barat maupun Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Pada 2026, pelaksanaan kegiatan adat tersebut difasilitasi Pemerintah Kabupaten Bangka Barat melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata dengan alokasi anggaran sebesar Rp20 juta.

“Harapannya, tradisi seperti ini dapat terus dipertahankan dan dikembangkan sebagai bagian dari keragaman budaya yang ada di Bumi Sejiran Setason,” kata Markus.

Pemerintah daerah berharap keberadaan tradisi Sedekah Kampung tidak hanya menjadi agenda tahunan masyarakat, tetapi juga mampu menjadi bagian dari upaya pelestarian budaya sekaligus memperkuat potensi wisata budaya di Bangka Barat.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA
    error: Content is protected !!