
BANGKA TENGAH, OKEYBOZ.COM — Anggota DPRD Kabupaten Bangka Tengah dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Subandri, menyerap berbagai aspirasi masyarakat Desa Sungkap, Kecamatan Simpang Katis, dalam Reses Masa Sidang III Tahun 2026, Rabu (16/9/2026).
Sekitar 200 warga menghadiri kegiatan tersebut. Sejumlah kebutuhan masyarakat yang disampaikan berkaitan dengan sektor pendidikan, infrastruktur serta pelayanan dasar.
Salah satu aspirasi yang mengemuka yakni kebutuhan bus sekolah untuk membantu akses transportasi pelajar. Warga juga mengusulkan pemasangan konblok di halaman SDN Desa Sungkap agar lingkungan sekolah lebih layak dan menunjang aktivitas pendidikan.
Selain itu, masyarakat menyampaikan kebutuhan pembangunan sumur bor di SDN 4 Desa Sungkap, terutama untuk mendukung ketersediaan air bagi aktivitas di lingkungan sekolah.
Subandri mengatakan seluruh aspirasi tersebut telah dicatat dan akan dikawal melalui mekanisme DPRD serta koordinasi dengan pemerintah daerah dan organisasi perangkat daerah terkait.
“Reses ini adalah ruang bagi kami untuk mendengar secara langsung apa yang menjadi kebutuhan masyarakat. Tadi ada beberapa aspirasi yang cukup konkret, mulai dari bus sekolah, pemasangan konblok di halaman sekolah sampai kebutuhan sumur bor di SDN 4,” kata Subandri.
Menurut dia, setiap aspirasi perlu dilihat berdasarkan kewenangan serta kemampuan anggaran pemerintah daerah.
“Kita akan melihat kewenangan dan mekanismenya. Aspirasi yang menjadi kewenangan kabupaten akan kita dorong dan perjuangkan melalui pembahasan di DPRD, sedangkan yang membutuhkan koordinasi dengan OPD akan kita komunikasikan agar dapat ditindaklanjuti sesuai skala prioritas,” ujarnya.
Selain menyerap aspirasi, Subandri yang juga Ketua DPC PPP Bangka Tengah mengajak masyarakat Desa Sungkap menjaga semangat kebersamaan dan gotong royong.
Ia menilai pembangunan desa membutuhkan keterlibatan pemerintah sekaligus partisipasi masyarakat.
“Saya mengajak masyarakat Sungkap untuk terus menjaga kebersamaan. Semangat saling menolong dan gotong royong harus tetap dipertahankan, karena pembangunan desa bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi seluruh masyarakat,” katanya.
Dalam kegiatan tersebut, Kepala Bidang Permukiman Diperkimhub Bangka Tengah, Chandra Buansyah, turut menjelaskan perkembangan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Desa Sungkap.
Menurut Chandra, sebanyak 29 unit rumah di Desa Sungkap mendapatkan alokasi BSPS dan saat ini masih dalam proses verifikasi.
“Untuk Desa Sungkap ada 29 unit BSPS. Saat ini masih dalam proses verifikasi,” jelas Chandra.
Subandri menilai program pemerintah seperti BSPS perlu dikawal bersama agar pelaksanaannya tepat sasaran.
“Kita tentu berharap program-program pemerintah yang masuk ke desa benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan. Karena itu, prosesnya perlu dikawal bersama agar pelaksanaannya berjalan sesuai ketentuan dan tepat sasaran,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Bangka Tengah, Indrawadi, mengatakan pihaknya akan berupaya mengakomodasi pemasangan konblok dan pembangunan pagar sekolah melalui anggaran tahun depan.
“Kami akan berupaya melakukan pemasangan konblok dan pagar pada anggaran tahun depan. Saya mohon doa dan dukungan semua pihak, semoga dapat terealisasi,” kata Indrawadi.
Tidak ada komentar